Minggu, 20 Agustus 2017

www.kpu-bogorkota.go.id - Kamis (17/08), KPU Kota Bogor melaksanakan upacara peringatan hari kemerdekaan  Republik Indonesia Ke – 72 di halaman kantor KPU Kota Jl. Loader No. 07. Upacara ini diikuti oleh seluruh Komisioner beserta jajaran Sekretariat KPU Kota Bogor.

Upacara hari ulang tahun kemerdekaan Republik Indonesia ini sebagai simbol, tidak hanya untuk mengingat perjuangan para Pejuang yang telah mengorbankan jiwa dan raga mereka demi merdekanya bangsa ini, tetapi juga berharap agar kita sebagai bangsa Indonesia memilki semangat juang mereka, terutama dalam menegakkan kebenaran, menjungjung tinggi keadilan, kearifan dalam berfikir, kecermatan dalam bertindak, serta kejujuran dalam menjalankan tugas dan kewajiban, sehingga membuahkan hasil yang baik, positif dan bermnafaat bagi bangsa dan negara ini. 

Semoga peringatan Hari kemerdekaan Republik Indonesia ini sebagai momentum untuk dapat merekatkan persatuan dan kesatuan Bangsa. Jauh  dari perselisihan, permusuhan, dan perpecahan. Menguatkan ikatan diantara bangsa, agar senantiasa saling menyemai kedamaian, saling menjaga kerukunan, saling menampakkan keramahan, dan saling menyokong kemajuan sekaligus saling mengingatkan dalam kebaikan.

 

Tuhan telah memberkati dan merahmati kemerdekaan yang amat berarti bagi Bangsa Indonsia. Semoga kita mampu merawat kemerdekaan ini. Dan yang paling penting adalah menjernihkan hati untuk memahami makna sejati, memanusiakan manusia dalam bingkai kemerdekaan. 

 

Indonesia Merdeka !

 

(lin/Hupmas)

 

 

 

www.kpu-bogorkota.go.id - Seiring dengan pertumbuhan teknologi yang semakin cepat, tidak hanya individu, suatu lembaga termasuk instansi pemerintah pun tentunya akan membutuhkan perangkat elektronik, internet juga sistem informasi berbasis teknologi informasi dan komunikasi dalam pengelolaan data informasinya, maka dari itu keamanan terhadap informasi menjadi sesutu yang tidak bisa diabaikan. Keamanan ini, berfungsi untuk menjamin kerahasiaan dan keutuhan sebuah informasi, karena salahsatu resiko keamanan informasi yang harus kita antisipasi adalah serangan cyber yang semakin masif, oleh karena itu persiapan dalam menghadapi berbagai serangan cyber penting dilakukan. Efek dari dari serangan ini, bagi sebuah lembaga pemerintah bukan hanya sebatas mengambil alih akun tetapi yang lebih penting adalah adanya upaya merusak citra institusi.

Atas dasar tersebut dalam rangka meningkatkan pengelolaan dan pelayanan kepada badan publik, maka Diskominfo Provinsi Jawa Barat memiliki kewajiban untuk menyebarluaskan informasi kepada instansi pemerintah, dan hal ini diimplementasikan dalam pertemuan melalui video conference pada Rabu (16/08) di Kantor Badan Koordinasi Pemerintahan dabn Pembangunan (BKPP) Wilayah I –IV yaitu Bogor, Purwakrta, Cirebon dan Garut yang dihadiri oleh OPD dan lembaga terkait. Informasi merupakan aset bagi instansi dan organisasi yang perlu dilindungi, perlu di kelola secara sistematis juga komprehensif, untuk menjaga sistem tersebut dari pihak yang tidak bertanggung jawab maka diperlukan pemahaman yg kuat terhadap penerapan sistem keamanan informasi, ungkap Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Hening Widiatmoko dalam sambutannya pada kegiatan dialog interaktif melalui video conference dengan BKPP Wilayah I –IV. Beliau menambahkan, kegiatan dengan tema pengamanan informsi pada lingkungan pemerintahan di Jawa Barat ini dilakukan, mengingat pengelolaan keamanan informasi saat ini masih belum optimal baik dari segi pengelolaannya, kesiapan infrastruktur, dan kapasitas SDM yang kurang memadai. Kesedian akses infrastruktur tidak akan ada artinya apabila tidak dilengkapi dengan keamanan informasi yang menjamin bahwa data kita tidak diakses oleh pihak yang tidak bertanggung jawab. Dengan begitu data dan informasi penting yang dimiliki suatu instansi, tidak dapat tersebar secara terbuka tanpa ijin dari instansi terkait.

Ketua KPU Kota Bogor Undang Suryatna ikut hadir dalam kegiatan ini, mengingat KPU Kota Bogor akan menghadapi tahapan Pilkada dan Pemilu serentak, tentunya akan membutuhkan keamanan data dan informasi mengingat akan ada banyaknya dokumen maupun data yang harus dijaga kerahasiannya. Narasumber dalam acara ini yaitu dari Lembaga Sandi Negara Republik Indonesia dan Indonesian Computer Emergency Response Team. (Lin/Hupmas)

Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden Tahun 2014 09.07.2014 07:00

Link

Link MK 

Link DKPP