Rabu, 29 Juli 2015

 

 

 

 

www.kpu-bogorkota.go.id - Menjelang Pemilukada serentak 2018, KPU Kota Bogor pada Hari Rabu (8/7) Melaksanakan knjungan ke Mediaguna membangun sinergitas dengan pihak Media. Kali ini KPU Kota Bogor mengunjungi redaksi Radar Bogor di graha Pena Jl. KH Abdullah Bin M Nuh. Ini dilakukan mengingat adanya perubahan peraturan pada pemilukada 2018 terkait pembiayaan kampanye yang akan di biayai oleh APBD.

Peraturan yang diatur dalam UU No. 8 Tahun 2015, menyebutkan bahwa semua media sosialisasi kampanye akan diurus okeh KPU. Termasuk debat publik, penyebaran bahan kampanye, pemasangan alat peraga dan iklan media massa dan Calon Walikota hanya membuat desainnya. Hal ini dilakukan agar semua sosialisasi Calon merata, dan nanti para calon kandidat akan lebih banyak turun ke lapangan, agar masyarakat lebih mengenal calon Walikota Bogor. 

Selain membahas kampanye, dalam pertemuan ini pun sedikit dibahas terkait persiapan anggaran, yang mana KPU telah melakukan audiensi dengan piahk DPRD dan Pemerintah Kota Bogor, juga membahas peraturan baru mengenai jumlah kursi pengusung. Ketua KPU Kota Bogor Drs. Undang uryatna, M.Si mengungkapkan, “Jika melihat kondisi sekarang tidak ada yang mencapaui 20 persen. Harus Koalisi, sehingga diprediksi hanya bisa maksimal empat pasangan calon. Untuk calon independen juga semkain berat persyaratannya karena harus 6-10 persen dari jumlah penduduk”

Undang mengungkapkan, Kpu Kota Bogor juga menyediakan anjungan informasi pemilu (Ajip) yang bisa di akses oleh masyarakat yang ingin mengetahui segala informasi terkait Pemilu. Pertemuan yang diikuti oleh pihak Sekretariat dan selurh Komisionaer Kpu Kota Bogor ini , diakhiri dengan penyerahan piagam penghargaan dari KPU Kota Bogor kepada Radar Bogor sebagai salah satu mitra startegis.  

 

 

 

 

Bogor, 24/6 (Antara) - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bogor, Jawa Barat memiliki inovasi baru dalam keterbukaan informasi kepada masyarakat dengan menghadirkan Anjungan Informasi Pemilu atau disingkat dengan AJIP.

"AJIP ini dapat diakses oleh siapa saja yang membutuhkan informasi pemilu di KPU Kota Bogor, baik itu mahasiswa, partai politik, wartawan ataupun masyarakat umum," kata Ketua KPU Kota Bogor, Undang Suriatna, di Bogor, Rabu.

Undang menyebutkan, AJIP menampilkan informasi data pelaksanaan pemilu oleh KPU Kota Bogor dimulai dari tahun 2004 sampai dengan 2014. Pemilu tersebut meliputi, pemilihan gubernur, pemilihan Wali Kota, pemilihan legislatif hingga pemilihan presiden.

Informasi yang ditambilkan diantaranya, jumlah pemilih, peserta pemilu, partai politik yang mengikuti pemilu, data perolehan suara, anggaran kampanye, hasil evaluasi penyelenggaraan pemilu, dokumentasi, hingga alat peraga ataupun contoh atau model surat suara saat pemilu berlangsung.

"Informasi ini dapat diakses melalui Anjungan Informasi Pemilu atau AJIP. Seperti mesin ATM, kami menyediakan anjungan ini di ruang tamu kantor KPU," katanya.

Undang mengatakan, seluruh informasi tentang pelaksanaan Pemilu dapat diakses, melalui layar komputer sentuh yang ada di kantor KPU. Tidak sulit dalam mengaksesnya, hanya dalam waktu 10 menit saja, mahasiswa atau peneliti yang butuh data pemilu di Kota Bogor bisa langsung diakses.

Ia mengatakan, anjungan informasi pemilu dibuat dengan mengembangkan sistem informasi dokumen dan arsip pemilu yang sudah dimiliki oleh KPU Kota Bogor. Dengan memanfaatkan satu monitor sentuh yang sebelumnya digunakan sebagai alat untuk mensosialisasikan elektronik voting (e-voting) yang tidak terpakai lagi.

"Kita maksimalkan sumber daya yang ada. Aplikasi ini juga dibuat seadanya oleh tim KPU Kota Bogor," kata Undang.

Menurut Undang, kehadiran AJIP sebagai komitmen nyata KPU Kota Bogor dalam mempertahankan prestasi dalam keterbukaan informasi publik yang diraihnya pada KPU Award tingkat Provinsi Jawa Barat dan KPU Award tingkat Nasional tahun lalu.

Selama ini, lanjut Undang, banyak pihak yang membutuhkan informasi tentang penyelenggaraan pemilu di Kota Bogor. Sejumlah pihak itu berasal dari sejumlah kalangan seperti mahasiswa untuk keperluan penelitian, sekolah untuk keperluan sosialisasi, partai politik untuk keperluan dokumen atau administrasi, dan wartawan untuk keperluan informasi.

"Oleh karena itu kami mencoba mengakomodasi kebutuhan informasi masyarakat tentang penyelenggaraan pemilu di Kota Bogor dengan membuka akses selebar-lebarnya untuk memudahkan masyarakat mendapatkannya. Sehingga tumbuh kesadaran dan pemahaman tentang pelaksanaan pemilu yang sebenarnya," kata dia.

Menurut rencana, Anjungan Informasi Pemilu atau AJIP milik KPU Kota Bogor ini akan diluncurkan secara resmi bulan Juli mendatang oleh Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto.(Laily Rahmawati)

 

 

 

Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden Tahun 2014 09.07.2014 07:00

Link

Link MK 

Link DKPP