Jumat, 22 Maret 2019

Menjelang masa kampanye yang akan dilakukan oleh peserta pemilu 2019, Komisi Pemilihan Umum Kota Bogor adakan rapat koordinasi dan sosialisasi penayangan iklan kampanye pemilu 2019 dengan rekan-rekan Media Cetak, Radio, TV, dan daring se-Kota Bogor di Salak Padjadjaran Hotel, Senin (18/03/19). Acara dibuka oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum Kota Bogor Samsudin. Dalam sambutannya beliau menjelaskan bahwa rakor membahas petunjuk teknis untuk fasilitasi penayangan kampanye melalui iklan media bagi peserta pemilu.

Ia juga menuturkan, dalam Undang-Undang Nomor 7 tahun 2017 tentang Pemilihan Umum disebutkan, bahwa kampanye melalui iklan tersebut dilaksanakan selama 21 hari dan berakhir sampai dengan satu hari sebelum dimulainya Masa Tenang yakni tanggal 24 Maret 2019 hingga 13 April 2019.  Fasilitasi penayangan iklan kampanye yang dilakukan adalah pada media cetak (koran harian), media elektronik (televisi), media elektronik (radio), dan media daring (online).

Pesta demokrasi lima tahunan yang akan berlangsung pada 17 April 2019 banyak menarik antusiasme masyarakat. Termasuk Jemaat Gereja Katedral yang mengundang pihak Komisi Pemilihan Umum Kota Bogor untuk mengadakan sosialisasi dan pendidikan pemilih Pemilu 2019. Ketua Komisi Pemilihan Umum Kota Bogor Samsudin hadir memenuhi undangan tersebut Sabtu (16/03/19). Selain itu turut hadir Ketua Bawaslu Kota Bogor Yustinus Elyas sebagai narasumber.

Dalam kesempatan itu Samsudin memaparkan infromasi mengenai warna dan jenis surat suara, peserta partai politik, dan tata cara mencoblos. Beliau juga menghimbau supaya Jemaat untuk menggunakan hak pilihnya. “Golput itu bukan solusi. Pilihan saudara semua yang menentukan nasib negara Indonesia di masa depan,” jelasnya.

KPU KOTA BOGOR

Link

Link MK 

Link DKPP