Senin, 19 November 2018

Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik Kota Bogor menggelar forum konsultasi dan komunikasi politik tahun 2018 di Bale Seda Kencana Selasa (23/10/2018). Kegiatan tersebut diikuti oleh tokoh masyarakat dan mahasiswa Kota Bogor. Dalam forum ini disajikan beberapa materi dan Komisioner KPU Kota Bogor Divisi Sosialisasi Bambang Wahyu berkesempatan untuk menyampaikan materi membudayakan politik yang ber-etika dan ber-moral.

            “Etika politik adalah refleksi tentang standar norma atau aturan yang menentukan baik/buruk, benar/salah perilaku atau tindakan dalam urusan politik,” tutur Bambang Wahyu. Kalau seorang politikus yang memiliki kategori etis pada dirinya, maka ia harus mewajibkan dirinya untuk berperilaku baik dalam politik. Bambang Wahyu juga menyampaikan bahwa sangat penting bagi masyarakat untuk membudayakan politik yang ber-etika di tengah persaingan politik yang semakin memanas. Melalui materi ini diharapkan masyarakat bisa melek politik.

Senin, 23 Oktober 2018 siswa SMKN 3 Kota Bogor melakukan pemilihan Ketua OSIS tahun 2018/2019 melalui sistem e-Voting. Berlangsung di aula SMKN 3 Kota Bogor, sebanyak 1400 siswa ikut berpartisipasi untuk menggunakan hak suaranya.

Komisioner Divisi Teknis, Samsudin hadir untuk melakukan sosialisasi kepada para siswa. “Perangkat e-Voting hanya dimiliki oleh KPU Kota Bogor dan dengan menggunakan e-Voting ada banyak manfaat yang bisa didapatkan. Diantaranya para siswa mendapatkan sosialisasi tentang pemungutan suara.

Siswa SMKN 3 Kota Bogor khususnya pemilih pemula yang sudah berusia 17 tahun diberikan informasi seputar Pilpres dan Pileg 2019 yang dilaksanakan secara serentak diantaranya persyaratan pemilih, peserta pemilu 2019, daerah pemilihan, jumlah surat suara, tata cara pemilihan Pilpres, DPD, DPR RI, DPRD Provinsi, dan DPRD Kabupaten/Kota. Selain itu Samsudin menghimbau agar para siswa mengenali para calon, visi, misinya.

Kepala SMKN 3 Kota Bogor, Uus Sukmawara menuturkan “di bangku sekolah siswa belajar tentang demokrasi tetapi untuk mengimplementasikan dalam hidup bermasyarakat yang dimulai dari kegiatan pemilihan ketua osis melalui e-Voting sangat kami apresiasi. Siswa kelas XI dan XII adalah siswa yang mungkin potensial untuk mengimplementasikan proses demokrasi karena usia rata-rata adalah 17 tahun.” Uus Sukmawara juga menambahkan “untuk kegiatan seperti pemilihan ketua dan wakil ketua OSIS merupakan langkah pertama siswa untuk belajar mengimplmentasikan hidup berdemokrasi.”

KPU KOTA BOGOR

Link

Link MK 

Link DKPP