Minggu, 22 April 2018

65 HARI

 

www.kpu-bogorkota.go.id – Rumah Pintar Pemilu (RPP) KPU Kota Bogor atau yang dikenal dengan Lawang Pinter Pemilu (LPP) kembali menjadi referensi bagi KPU lainnya. Kali ini, KPU Kabupaten Penajam Paser Utara yang mendapat rekomendasi dari KPU Provinsi Kalimantan Timur, turut berkunjung ke RPP KPU Kota Bogor pada Senin (19/3).

Ketua KPU Kabupaten Penajam Paser Utara Ferry Mei Efendi mengatakan, tujuan utama kedatangannya bersama tim tak lain adalah untuk mempelajari sistem pengelolaan informasi publik dan dokumentasi di RPP KPU Kota Bogor yang diakuinya sangat canggih. Mengingat, program pembangunan RPP di KPU Penajam Paser Utara akan dimulai pada April mendatang.

“Makanya kami belajar ke sini. Dan Alhamdulillah kami sudah menyaksikan langsung proses-proses dan kecanggihan di sini luar biasa. Di sini serba digital. Kami ingin sekali. Cuma memang ini menjadi PR bagi kami untuk mencontohnya. Mudah-mudahan mendekati,” tutur Ferry.

Menurut Ferry, KPU bukan lagi lembaga yang dipenuhi kertas. Sebab, semua informasi dapat diakses melalui sistem digital.

“Contoh saja e-voting, sederhana. Pilihan ada di layar. Itu tidak akan memakan waktu bila di Tempat Pemungutan Suara (TPS). Sempat jadi pembahasan juga di KPU pusat. Kita memang sudah berpikir jauh terkait pengaplikasian e-voting ini,” jelasnya seraya berharap pemilihan di Indonesia akan segera menggunakan sistem e-voting. 

(HUPMAS)

KPU KOTA BOGOR - Dalam rangka melaksanakan PKPU No. 2 tahun 2018 tentang tahapan program dan jadwal penyelenggaraan Pemilihan Gubernur Jawa Barat dan Walikota Bogor (Pilkada 2018), Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bogor melaksanakan rapat pleno rekapitulasi daftar pemilih hasil pemutakhiran tingkat Kota Bogor untuk ditetapkan sebagai Daftar Pemilih Sementara (DPS), Jumat (16/3/2018).

Pelaksanaan kegiatan yang berlangsung di Hotel Izi, Jalan Ciheulet, Bogor Timur, Kota Bogor dihadiri Tim Kampanye Pasangan Calon Walikota Bogor dan Gubernur Jawa Barat, Kapolres Bogor Kota, Ketua Panwaslu Kota Bogor, Kadisdukcapil Kota Bogor, Kepala Lapas Kelas II Paledang, Desk Pilkada Kota Bogor dan Pemkot Bogor. 

"Sebagaimana dari sejumlah tahapan pemilihan, setelah DPS ditetapkan masih memungkinkan adanya masukan dari warga Kota Bogor yang memiliki hak pilih dan diharapkan bisa proaktif dalam pelaksanaan Pilkada serentak 2018 mendatang," kata Ketua KPU Kota Bogor Undang Suryatna dalam sambutan pembukaan rapat pleno.

Lanjut Undang, KPU Kota Bogor akan segera mengumumkan hasil penetapan DPS dalam bentuk softcopy sesuai dengan nama dan alamantya kepada warga Kota Bogor di seluruh TPS yang ada pada 24 Maret 2018. Namun menurutnya, penyampaianya akan disesuaikan dengan yang sudah ditetapkan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri RI) yakni, keseluruhan nomor tidak akan ditampilkan semua, empat digit nomor di belakang akan menggunakan tanda bintang. 

"Pelaksanaan pengumuman DPS ke TPS akan digelar serentak. Selain mengundang warga, KPU juga akan mengundang perwakilan dari empat tim kampanye pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Bogor untuk menerima softcopy hasil penetapan DPS ini," pungkasnya.

Berikut jumlah hasil penetapan Daftar Pemilih Sementara (DPS) yang ditandatangani dan disahkan KPU Kota Bogor dalam rapat pleno, Jumat 16 Maret 2018. Data tersebut berasal dari enam kecamatan sesuai dengan jumlah warga yang memiliki KTP Elektronik dan Non KTP Elektronik.

 

 

 

(medcent/HUPMAS)

KPU KOTA BOGOR

Link

Link MK 

Link DKPP