Senin, 19 November 2018

Sejak dilaksanakannya kampanye tangal 23 September 2018, KPU Kota Bogor menggelar rapat koordinasi dan evaluasi pelaksanaan kampanye Pemilu tahun 2019 hari Jumat (2/11/2018). Ketua KPU Kota Bogor Undang Suryatna secara resmi membuka rapat evaluasi dengan didampingi Komisioner Divisi Hukum Siti Natawati, Komisioner Divisi Teknis Samsudin dan Komisi Sosialisasi dan SDM Bambang Wahyu. Selain perwakilan dari lima belas partai politik peserta Pemilu tahun 2019 hadir pula dalam rapat tersebut Ketua dan anggota Bawaslu, Polresta Kota Bogor, anggota Kesbangpol, Satpol PP, dan Dinas Perhubungan Kota Bogor.

Adapun materi yang dibicarakan dalam pertemuan ini diantaranya adalah pelaksanaan kampanye, penyebaran bahan kampanye, pemasangan alat peraga kampanye di tempat umum, desain alat peraga kampanye, materi kampanye, iklan kampanye dan penayangan iklan kampanye di media massa.

Kemudian diadakan sesi diskusi diantara pihak KPU Kota Bogor dan peserta rapat yang mewakili partai politik. Diskusi tersebut menghasilkan kesepakatan mengenai ukuran alat peraga kampanye yaitu baliho 3m x 5m sebanyak 10 buah, spanduk dengan ukuran 1,2m x 5m sebanyak 16 buah untuk setiap partai politik. Desain APK diserahkan paling lambat 15 November 2018 pukul 16.00 WIB.

Berdasarkan keputusan KPU RI Nomor 1096/PL.015-Kpt/06/KPU/IX/2018 tentang petunjuk teknis fasilitasi metode kampanye dalam Pemilihan Umum tahun 2019 pada angka 12 disebutkan bahwa peserta Pemilu dapat membuat penambahan APK selain yang difasilitasi oleh KPU, KPU Provinsi/KIP Aceh dan KPU/KIP Kabupaten/Kota.

Hasil rapat dengan parpol disepakati bahwa parpol bisa menambahkan APK dengan ketentuan sebagai berikut billboard atau videotron paling banyak dua buah di kota. Baliho dengan ukuran 3m x 5m sebanyak 5 buah di desa/kelurahan dan spanduk ukuran 1,2m x 5m sebanyak 10 buah di desa/kelurahan. Apabila caleg membuat APK sendiri maka APK tersebut dihitung sebagai APK parpol. (hupmas kpu Nov/foto : Teguh/ed NA)

Jelang Pemilu tahun 2019 Radio Sipatahunan Kota Bogor mengadakan acara bincang pagi dengan Komisioner Divisi Sosialisasi KPU Kota Bogor Bambang Wahyu Rabu (31/10/18). Bincang pagi ini bertemakan Sosialisasi Pileg dan Pilpres Pemilu tahun 2019.

Berbeda dengan Pemilu tahun 2014 pelaksanaan pesta demokrasi tahun 2019 dilaksanakan secara serentak. Tahun 2019 akan ada lima surat suara yang akan diterima pemilih untuk Pemilu Presiden, Anggota DPD, Anggota DPR RI, Anggota DPRD Provinsi dan Anggota DPD Kabupaten/Kota. Banyaknya jumlah pemilih pemula menjadi salah satu alasan KPU Kota Bogor untuk melakukan sosialisasi di sekolah dan kampus.

Dalam sosialisasi ke sekolah dan kampus, KPU Kota Bogor menjelaskan seperti tata cara pencoblosan, jumlah pasangan calon, jumlah surat suara.  Kegiatan sosialisasi lain juga sudah banyak digencarkan di berbagai kegiatan masyarakat. Bambang Wahyu juga turut menyampaikan jadwal kampanye peserta pemilu, jadwal pendistribusian logistik, jumlah TPS, persyaratan sebagai anggota KPPS.

Diakhir acara Bambang Wahyu menghimbau agar masyarakat proaktif untuk mencari dan mengidentifikasi diri dalam daftar pemilih tetap ke PPS atau Kelurahan, Kecamatan atau ke KPU Kota Bogor di jalan Loader Nomor 7. Selain itu diharapkan agar masyarakat yang memenehuhi syarat sebagai pemilih tetap untuk menggunakan hak pilihnya Rabu 17 April 2019.

KPU KOTA BOGOR

Link

Link MK 

Link DKPP