Senin, 18 Februari 2019

Komunitas Wanita Sehati Kota Bogor tampak antusias saat mendengarkan pemaparan materi Pemilu 2019 oleh Komisoner divisi sosialisasi dan partisipasi masyarakat, Dian Askhabul Yamin hari Jumat (08/02/2019). “Pemilu merupakan sarana kedaulatan rakyat. Ajang dimana masyarakat ikut berpartisipasi menentukan wakil rakyat yang nantinya akan menampung dan memperjuangkan aspirasi warga,” tutur Dian membuka acara.

            Tak lupa Dian juga menginformasikan tanggal penyelenggaran pesta demokrasi yaitu 17 April 2019. Pada tanggal tersebut masyarakat yang terdaftar sebagai pemilih akan mendapatkan lima surat suara jika melakukan pencoblosan di TPS tempat asal.

“Ibu-ibu akan mendapat lima surat suara jika memilih di TPS tempat asal. Kalau ibu-ibu dan keluarga pindah, surat suara yang diberikan berkurang,”ucapnya.

Prinsip representasi untuk surat suara pada pemilu 2019 diatur surat suara yang diterima pemilih DPTb berbasis dapil pada alamat pada KTP-el yang berkonsekuensi apabila pemilih pindah memilih pada Pasal 348 ayat 4 yaitu:

1. Mendapat 1 surat suara saja (pilpres) apabila pemilih pindah memilih lintas provinsi;

2. Mendapat 2 surat suara saja (Pemilihan Presiden dan Pemilihan DPD) apabila pindah memilih hingga keluar Dapil DPR RI namun dalam lingkup 1 provinsi;

3. Mendapat 3 surat suara (Pemilihan Presiden, Pemilihan DPD, dan Pemilihan Legislatif Nasional) apabila pindah memilih hanya keluar Dapil DPRD Provinsi namun masih dalam lingkup dapil dpr ri;

4. Mendapat 4 surat suara (minus Pemilihan Legislatif Kabupaten/Kota) apabila pindah memilih hanya keluar Dapil DPRD Kab/Kota;

            Dian juga menghimbau kepada peserta yang berasal dari wilayah lain dan akan memilih di Kota Bogor untuk melakukan pindah memilih. Hal ini juga berlaku bagi peserta yang pada hari pelaksanaan tidak berada di Kota Bogor untuk mengurus pindah memilih, sehingga peserta masih bisa menggunakan hak suaranya di wilayah lain.

Dalam kesempatan ini Dian juga mengajak peserta untuk memastikan dirinya terdaftar sebagai pemilih, melalui aplikasi KPU RI Pemilu 2019.

KPU Kota Bogor bersama PPK dan PPS menggelar Rapat Koordinasi Penyusunan Daftar Pemilih Tambahan (DPTb) dan Daftar Pemilih Khusus (DPK), Jumat dan Sabtu (08/02/19-09/02/12).

Rapat koordinasi ini dibuka oleh Ketua KPU Kota Bogor Samsudin beserta komisioner. Dalam arahannya Ketua KPU Kota Bogor meminta kepada para peserta untuk bekerja sama dalam pendataan pemilih. Sehingga masyarakat dapat memastikan dirinya terdaftar sebagai pemilih.

Adapun layanan pindah memilih yang sedang dilaksanakan secara serentak oleh KPU se-Indonesia merupakan salah satu layanan untuk membantu masyarakat mengurus pindah memilih. “Pendataan ini harus gencar disosialisasikan agar masyarakat yang tidak bisa memilih di TPS tempat asalnya dapat terakomodir dan terdata dengan baik. Jangan sampai mereka kehilangan hak suaranya karena belum terdaftar sebagai pemilih,”jelas Samsudin.

Sementara itu Komisioner Divisi Program Data dan Informasi menuturkan pelaksanaan penyusunan DPK dan DPTb. Serta perbaikan DPT yang meliputi NKK, NIK, nama, jenis kelamin, tempat lahir, tanggal lahir, status kawin, alamat, disabilitas, dan TPS.

KPU KOTA BOGOR

Link

Link MK 

Link DKPP