Minggu, 22 April 2018

65 HARI

 

www.kpu-bogorkota.go.id – KPU Kota Bogor menyelenggarakan Sosialisasi Pilkada Serentak 2018 bagi Guru Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) dan Pemilih Pemula dengan mengundang guru PKn dan tiga perwakilan siswa dari 50 Sekolah Menengah Atas (SMA) se-Kota Bogor, Kamis (29/3). Bertempat di Gedung Pusat Pengembangan Islam Bogor (PPIB), sosialisasi resmi dibuka oleh Kabid SD Dinas Pendidikan, Maman Suherman.

Menurut Maman, kegiatan sosialisasi menjadi sangat penting karena para pemilih pemula harus memahami mekanisme dan proses dalam pemilihan kepala daerah.

“Salah satu wujud tanggung jawab pemilih pemula sebagai warga negara adalah secara cerdas menyalurkan hak suaranya. Jangan sampai haknya tidak dipergunakan apalagi sampai tidak peduli dengan perkembangan tata negara di Indonesia. Maka sosialisasi semacam ini penting sekali, mereka harus tahu tahapan mulai dari penjaringan sampai pemilihan nanti,” tutur Maman.

Ketua KPU Kota Bogor Undang Suryatna sebagai pemateri menyampaikan, kini informasi terkait pemilihan kian mudah didapat. Masyarakat dapat mengakses informasi tiap-tiap tahapan melalui situs resmi KPU atau mengunduh aplikasi Gratias.

“Sekarang ini kita masih masa pengumuman Daftar Pemilih Sementara (DPS). Siswa dan guru yang hadir bisa ikut mengecek dirinya sendiri dalam data pemilih. Kita arahkan melalui dua cara yaitu situs pemilu atau bisa juga melalui aplikasi Gratias. Mumpung masih ada waktu untuk perbaikan DPS. Setelah DPT ditetapkan, sudah tidak bisa lagi perbaikan daftar pemilih, itu inti dari kegiatan hari ini,” papar Undang.

Selanjutnya, tambah Undang, KPU akan mengadakan program bertajuk KPU Goes to School untuk mengoptimalkan giat sosialisasi. Dirinya berharap, upaya tersebut mampu meningkatkan partisipasi pemilih pemula dalam setiap tahapan Pilkada.

“Kalau sekarang kita mengundang, berikutnya kita turun langsung ke sekolah-sekolah,” pungkasnya.

Senada, siswa perwakilan SMAN10 Kota Bogor Muhammad Firandi Rehandika menyampaikan pendapatnya agar KPU melakukan sosialisasi ke sekolah-sekolah.

“Selain itu menurut saya, optimalkan lagi sosialisasi via media sosial atau buat acara semacam pentas Pemilu untuk menarik perhatian pemilih pemula,” tutupnya. (HUPMAS)

 

www.kpu-bogorkota.go.id – KPU Kota Bogor bersama Panwaslu, PPK dan PPS mendampingi Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) dalam proses perekaman KTP elektronik (KTP-el) di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Paledang Bogor, Rabu (28/3).

Komisioner Divisi Teknis KPU Kota Bogor Samsudin menjelaskan, salah satu persyaratan pemilih dalam Pilkada dan Pemilu yaitu memiliki KTP-el atau surat keterangan (suket).

“Maka hari ini KPU melakukan pendampingan terhadap Disdukcapil dalam proses perekaman agar pada penyelenggaraan Pilwalkot, 27 Juni 2018 mereka dapat menggunakan hak pilihnya. Nanti di lapas ini akan ada dua Tempat Pemungutan Suara (TPS),” tutur Samsudin.

Menurut Kasi Pendataan Penduduk Disdukcapil Kota Bogor Dedi Andriyatna, dari 216 warga binaan di Lapas Paledang yang tercatat sebagai warga Kota Bogor, terdapat 49 warga binaan yang mengaku belum melakukan perekaman KTP-el.

“Ada sebanyak 49 orang terdiri dari 10 tahanan dan 39 narapidana yang mengaku belum rekam KTP-el. Nanti setelah perekaman, kami akan keluarkan suket dan akan kita serahkan ke KPU karena kegiatan ini dalam rangka mendukung KPU untuk mengumpulkan data pemilih,” papar Dedi. (HUPMAS)

KPU KOTA BOGOR

Link

Link MK 

Link DKPP