Sabtu, 20 Oktober 2018

 

KPU Kota Bogor memfasilitasi pemilihan Ketua OSIS dan MPK di beberapa sekolah di Kota Bogor seperti SMIT UMMUL QURO pada tanggal 9 Agustus 2018, SMAN 10 Kota Bogor tanggal 27 September 2018, SMAN 4 Kota Bogor tanggal 2 Oktober 2018, SMAN 2 Cibinong tanggal 5 Oktober 2018, serta MAN 1 Kota Bogor tanggal 8 Oktober 2018. 

 

 

 

Dalam rentang waktu Agustus sampai Oktober banyak sekolah-sekolah di Kota Bogor melaksanakan kontestasi pemilihan OSIS dan MPK. Antusiasme pemilih pemula dan lembaga pendidikan dalam melaksanakan pemilihan OSIS melalui e-voting sangat tinggi. KPU Kota Bogor mengapresiasi keinginan ini sebagai media untuk melakukan pendidikan pemilih pemula, meningkatkan kesadaran politik pemilih pemula serta kecerdasaan berdemokrasi. 

Dalam setiap kegiatan tersebut, KPU Kota Bogor sebagai fasilitator memanfaatkannya untuk menyebarluaskan informasi tentang tahapan penyelenggaran Pemilu 2019, peningkatan partisipasi, meningkatkan pemahaman politik genertasi milenal, serta urgensi pemilu bagi pengembangan kualitas demokrasi di Indonesia. 

 

KPU Kota Bogor melalui Bambang Wahyu, komisioner divisi sosialisasi dan parmas menyebutkan tugas KPU adalah melayani peserta pemilu dan melayani pemilih. Salah satu pelayanan terhadap pemilih adalah bertemu muka dalam kegiatan-kegiatan yang difasilitasi oleh KPU Kota Bogor dan memperluas jaringan kemitraan ke semua segmentasi masyarakat. Melalui kegaiatan e-voting ini, KPU Kota Bogor berharap peningkatan kualitas demokrasi pada generasi muda khusunya di Kota Bogor dapat berjalan sesuai regulasi perundang-undangan melalui kecerdasan dalam memilih, menyaring arus informasi di media sosisal, serta partisipasi aktif dalam menggunakan hak pilihnya.

 

Gerakan Melindungi Hak Pilih atau yang dikenal dengan istilah GMHP merupakan sebuah program yang diresmikan oleh KPU RI karenamasihbanyak pemilih yang belum masuk ke dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pemilu 2019 disebabkan beberapa orang pemilih belum melakukan perekaman Kartu Tanda Penduduk (KTP) elektronik, adanya orang yang tidak memenuhi syarat (TMS) sebagai pemilih, dan pemilih ganda. Terkait dengan hal tersebut KPU RI berharap GMHP  berkontribusi dalam proses pemutakhiran daftar pemilih agar tak ada satu pun pemilih yang tidak terakomodasi.

Gerakan Melindungi Hak Pilih berlangsung secara serentak dari tanggal 1 -28 Oktober 2018. Dalam rangka melaksanakan program KPU RI maka dibentuk posko pelayanan masyarakat yang dimulai dari Panitia Pemungutan Suara (PPS), Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), dan KPU Kota/Kabupaten.

 

KPU Kota Bogor dalam rangka melaksanakan kegiatan GMHP, melayani pengaduan masyarakat terutama mengenai pengecekan daftar pemilih tetap. Masyarakat bisa datang ke KPU Kota Bogor pada hari Senin hingga Minggu mulai pukul 08.30-16.30 WIB. Jika masyarakat belum terdaftar dalam  DPT maka bisa mendaftarkan dirinya dengan  membawa foto copy KTP elektronik dan Kartu Keluarga sebagai persyaratan pembaruan data DPT.

     Terkait dengan  Gerakan Melindungi Hak Pilih/GMHP  ini, KPU Kota Bogor berharap masyarakat Di  Kota Bogor  yang  sudah  memenuhi syarat sebagai pemilih  untuk aktif berpartisipasi  dengan cara memastikan dirinya  masing – masing  “apakah sudah terdaftar  sebagai pemilih “. Jika belum terdafar sebagai pemilih  tetapi sudah  memenuhi syarat sebagai pemilih  ayoo  gunakan kesempatan ini sebaik mungkin.

KPU KOTA BOGOR

Link

Link MK 

Link DKPP