Rabu, 12 Desember 2018

Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik Kota Bogor laksanakan kegiatan forum konsultasi dan komunikasi politik tahun 2018 di Bale Seda Kencana hari Rabu (28/11/2018). Kesbangpol turut mengundang Ketua KPU Kota Bogor, Edi Kholki dan Ketua Bawaslu, Yustinus Elyas Mau sebagai pemateri. Sebanyak 80 orang peserta dari berbagai kalangan masyarakat hadir sebagai peserta kegiatan ini.

Materi yang disampaikan oleh Ketua KPU Kota Bogor berupa gambaran teknis pelaksanaan Pemilu pada hari H. “Jumlah TPS di Kota Bogor untuk Pemilu 2019 adalah 3208 TPS. Jumlah ini meningkat 100% bila dibandingkan dengan Pilkada 2018,” ujar Edi Kholki.

Selain itu Edi Kholki memaparkan jumlah orang yang terlibat dalam pelaksanaan Pemilu 2019 di TPS. Sebanyak tujuh orang sebagai anggota KPPS, dua orang pengaman TPS, enam belas orang sebagai saksi perwakilan partai politik, dua orang saksi dari paslon, 49 orang saksi dari DPD dan satu orang sebagai pengawas TPS.

Terkait dengan tim penyelenggara pemungutan suara Edi Kholki memaparkan bahwa KPU RI mengeluarkan peraturan bahwa masyarakat yang sudah dua periode menjadi anggota KPPS tidak diperkenankan untuk bergabung dalam tim. Edi Kholki juga menjelaskan bahwa KPU mengalami kesulitan untuk merekrut anggota KPPS meski KPU telah turunkan syarat umur bagi petugas KPPS. “Kami sulit mencari anggota KPPS meski persyaratan usia diturunkan menjadi 17 tahun,” jelas Edi Kholki.

Edi Kholki juga melakukan simulasi pencoblosan dengan menggunakan lima surat suara untuk menghitung rata-rata waktu dalam pencoblosan. Dua orang peserta yaitu satu orang perwakilan wanita berusia 50 tahun dan satu orang perwakilan anak muda untuk mempraktekkan secara langsung proses pencoblosan. Maka didapatkan jumlah tujuh menit sebagai waktu rata-rata untuk mencoblos.

Dikarenakan banyaknya calon legislatif dari 16 partai politik Edi Kholki mengharapkan bahwa peserta sudah mempunyai pilihan. Hal ini untuk mengantisipasi lamanya proses pemungutan suara. “Sejak awal pastikan Anda sudah memastikan siapa calon yang akan dipilih dan bukan saat di bilik suara,” tutur Edi.

KPU KOTA BOGOR

Link

Link MK 

Link DKPP