Jumat, 27 April 2018

61 HARI

Sedikitnya 800 personil gabungan dikerahkan untuk mengamankan Pemilu 2014.  Personil yang dikerahkan yaitu  dari jajaran Polres Bogor Kota, TNI,  Instansi terkait dan Polmas.

Apel gelar Pasukan OPS Mantap Brata Lodaya 2014 digelar di Mapolres Bogor Kota, Senin (10/2/2014).

Apel gelar pasukan dalam rangka pengamanan Pemilu dipimpin Walikota Bogor Diani Budiarto selaku inspektur upacara dan dihadiri jajaran Muspida Kota Bogor.

“Kita siap menggelar pengamanan pemilu 2014. Personil keseluruhan akan dilibatkan sekitar 800 personil dari Polres Bogor Kota.

" Namun akan dibantu dari TNI, Pol PP, Dishub,“ ujar Kapolres Bogor Kota Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Bachtiar Ujang Purnama usai apel gelar Pasukan OPS Mantap Brata Lodaya 2014 di Mapolresta Bogor, Senin (10/2/2014).

Bachtiar mengharapkan partisipasi masyarakat untuk menjaga ketertiban dan mensukseskan pemilu sangat diperlukan. Karena Bachtiar memperkirakan ada sekitar 200 TPS baru yang menjadi masuk kategori titik rawan.

“Ada penambahan 200 TPS. Ini merupakan titik rawan karena selama ini belum terkonsep. Dan sekarang akan dikonsepkan baru. Kita berkoordinasi dengan KPU di mana saja lokasi TPS tersebut,” ujar Bachtiar.

Sementara itu dalam apel gelar pasukan OPS Mantap Brata Lodaya 2014 tersebut Walikota Bogor Diani Budiarto membacakan sambutan tertulis Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Jendral Pol Sutarman.

Dalam  sambutannya, Kapolri Sutarman antara lain mengatakan bahwa apel digelar di seluruh wilayah di Indonesia dilakukan untuk mengecek kesiapan personil dan kelengkapan sarana dan prasarana POLRI beserta unsur terkait sebelum terjun ke lapangan.

“Diharapkan dapat berjalan dengan optimal dalam rangka mensukseskan pengamanan Pemilu 2014,” kata Sutarman.

Sutarman mengharapkan agar kegiatan Pemilu 2014 dapat berjalan dengan aman dan lancar. Polri selaku penanggung jawab keamanan dalam negeri berkewajiban untuk mengawal, menjaga dan mengamankan Pemilu 2014.

“Dengan mengerahkan segala sumber daya yang ada serta memperkokoh kerjasama sinergis dengan penyelenggara Pemilu, TNI, masyarakat dan mitra keamanan lainnya. Agar pesta demokrasi berjalan aman, jujur, adil dan demokratis,” tegas Sutarman. (Agus/Dian)

Lima komisioner baru Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bogor untuk periode 2013-2018 telah dilantik dan dikukuhkan oleh KPU Provinsi Jawa Barat (Jabar), Senin (23/12) lalu. Diantara lima orang itu, tiga diantaranya merupakan komisioner petahana.

Sekretaris KPU Kota Bogor, Encep Mochammad Ali Alhamidi  , diantara dua nama yang baru itu adalah Bambang Wahyu dan Samsudin. Masing-masing adalah berasal dari akademisi dan mantan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK). Sedangkan tiga lainnya yaitu Undang Suryatna, Edi Kholki Zaelani, dan Siti Natawati.

"Dengan telah dilantiknya komisioner yang baru ini, maka dalam menghadapi Pileg dan Pilpres 2014 nanti KPU Kota Bogor sudah memiliki ketua dan anggota-anggotanya," kata Encep di Kantornya, Jum’at (27/12/2013)

Kelima komisioner itu, lanjutnya, memiliki potensi untuk memimpin KPU Kota Bogor ke depannya. Tiga anggota incumbent telah terbukti berhasil melaksanakan kinerja selama lima tahun, dan mempunyai pengalaman yang mendasar untuk memimpin KPU Kota Bogor.

"Sedangkan Samsudin juga memiliki pengalaman selama sepuluh tahun di PPK, dan Bambang adalah seorang akademisi yang memegang etika. Sehingga sudah saatnya dari dunia ilmiah terjun ke dunia praktisi. Semua calon sangat layak, tinggal meningkatkan kapasitasnya saja,” jelas Encep. (lan/yan)

KPU KOTA BOGOR

Link

Link MK 

Link DKPP