Sabtu, 20 Oktober 2018

 

BOGOR (KM) – Kepala Kepolisian Daerah Jawa Barat (Kapolda Jabar) Irjen Pol Agung Budi Maryoto memimpin langsung jalannya apel Pilkada damai dan simulasi Tripatra di lapangan Orchad Bogor Nirwana Residence (BNR) Kota Bogor, Sabtu 03/02/2018.

Apel tersebut dihadiri Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Ulung Sampurna Jaya dan sejumlah unsur Muspida Kota Bogor dan Kabupaten Bogor. Nampak di tengah-tengah kegiatan, pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota yang akan berkompetisi dalam Pilwalkot Bogor.

Kapolda Jabar Irjen Pol Agung Budi Maryoto mengatakan, “apel persiapan digelar untuk mengecek kesiapan personel dan kelengkapan sarana prasarana Polri beserta instansi terkait lainnya dan seluruh tokoh masyarakat yang akan diterjunkan ke lapangan dalam pelaksanaan pengamanan Pilkada serentak,” ungkapnya kepada awak media (03/02).

“Harapannya, semua perencanaan yang telah dipersiapkan dapat berjalan optimal guna mensukseskan pelaksanaan Pilkada serentak tahun 2018 khususnya di Kota Bogor dan Kabupaten Bogor yang aman, damai dan kondusif.”

Irjen Pol Agung menuturkan, “untuk mencegah dan meminimalisir terjadinya gangguan Kamtibmas dalam pelaksanaan Pilkada, maka pada hari ini atas inisiatif keamanan di wilayah Kota Bogor dan Kabupaten Bogor dilaksanakan ikrar kampanye damai yang diucapkan oleh para perwakilan partai politik pendukung.”

“Pembacaan ikrar kampanye damai sebagai komitmen moral dan pertanda bahwa seluruh komponen masyarakat Kota Bogor dan Kabupaten Bogor sanggup dan siap menjaga Kamtibmas selama pelaksanaan Pilkada yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat ini,” pungkasnya.

Dalam kesempatan ini personil gabungan TNI-Polri dan Pemkot Bogor melaksanakan latihan simulasi Sispamkota (sistem pengamanan kota) yang digelar di lingkungan perumahan BNR, Bogor Selatan, Kota Bogor. Dalam simulasi ini divisualisasikan cara aparat keamanan gabungan dalam mengahadapi segala bentuk gangguan keamanan, baik unjuk rasa yang anarkis maupun gangguan keamanan yang terjadi pada saat pilkada dilaksanakan.

Seluruh kendaraan taktis dan peralatan lapangan lainnya juga disiapkan sebagai alat bantu dalam pengananan gangguan kamtibmas.

 

 

 

Sumber: www.kupasmerdeka.com

Foto: Hupmas KPU Kota Bogor

 

 

 

 

 

 

REPUBLIKA.CO.ID, BOGOR -- Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto mengingatkan para PNS di lingkungannya untuk menjaga netralitas dan profesionalistasnya menjelang Pilkada. Ia meminta jadikan Pilkada momentum ajang netralitas dan profesionalitas.

"Ujian menghadapi Panca Prasetya KORPRI," kata Bima dalam peringatan HUT Korps KORPRI ke-45 di Bogor, Jawa Barat, Selasa (29/11).

Ia mengatakan, pengabdian anggota KORPRI bukan untuk individu atau kelompok tetapi pengabdian untuk bangsa, negara, dan rakyat. Menurutnya, menjaga netralitas dan profesionalisme PNS jelang Pilkada 2018 sesuai dengan tema HUT KORPRI "Bersama Korpri Meneguhkan Netralitas dan Meningkatkan Profesional Aparatur Sipil Negara".

"Tema KORPRI sangat tepat semangatnya dalam menyambut Pilkada serentak nanti," katanya. Lebih lanjut Bima menyampaikan, terkait pemberantasan praktik korupsi dan pungli, tentang peningkatan kualitas layanan publik dan memenangkan kompotensi global dengan peningkatan pelayanan publik prima.

"KORPRI ada di garis perjuangan terdepan agar Indonesia menjadi pemenang di kompotensi global," katanya.

 

Menurutnya, masyarakat membutuhkan KORPRI yang disiplin, bertanggungjawab, dan berorientasi pada kerja. "Segera tinggalkan pola pikir masa lalu seperti egosektoral, mental priyayi, mental penguasa dan mental koruptif," kata Bima.

 

 

 

 

 

KPU KOTA BOGOR

Link

Link MK 

Link DKPP