Sabtu, 20 Oktober 2018

KBRN, Bogor : Polres Bogor Kota memaparkan rencana pengamanan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2014 dalam Rapat Koordinasi Muspida di Mapolresta Jl. Kapten Muslihat, Senin (26/5/2014). Rakor Muspida juga dihadiri Ketua KPU Kota Bogor Undang Suryatna, dan Ketua Panwaslu Kota Bogor Rudi Rohyadi, serta jajaran TNI/Polri.

Humas Polres Bogor Kota, Iptu Eka Mayasari menjelaskan, dalam rakor itu pihaknya memberikan gambaran peta kerawanan dan gangguan kamtibmas yang mungkin terjadi di wilayahnya. Selama berlangsungnya tahapan Pilpres di wilayah Kota Bogor, bisa saja terjadi gesekan antar-pendukung kandidat presiden dan wakilnya, sehingga aparat keamanan melakukan cegah tanggal dan deteksi dini.

"Dalam rakor ini menjabarkan potensi kerawanan sosial dan gangguan kamtibmas yang mungkin hadir saat tahapan Pilpres berlangsung. Saat ini saja sudah masuk dalam tahap deklarasi dukungan masyarakat dan warga Kota Bogor, jadi kita jaga adanya gesekan," ujarnya.

Menurut Iptu Eka Mayasari, jika terjadi tindakan gangguan keamanan, maka seluruh potensi kepolisian dan TNI siap digerakan untuk mengatasinya, agar Pilpres dapat berjalan aman dan kondusif hingga menghasilkan pimpinan baru Indonesia.

Selain itu, warga masyarakat juga dihimbau untuk tetap menjaga kamtibmas dengan menghindari adanya tindakan provokasi yang bisa mengarah pada gangguan kamtibmas di Kota Bogor. (Sonni/HF)

BOGOR (Pos Kota) – Jelang hari pencoblosan pemilu legislatif (Pileg) Rabu (9/4) KPU Kota Bogor bersama segenap elemen masyarakat, mulai dari MUI, Muspida, Relawan Demokrasi mengadakan doa bersama di halaman Balaikota Bogor, Selasa (8/4). Istimewanya kegiatan ini dihadiri Walikota dan Walikota Bogor terpilih, Bima Arya dan Usmar Hariman, yang baru dilantik pada Senin (7/4) pagi.

Menurut Ketua KPU Kota Bogor, Undang Suryana, kegiatan doa bersama tersebut digelar secara serentak mulai dari KPU Pusat, provinsi, kabupaten dan kota di seluruh Indonesia, serta diikuti oleh semua agama. Selain memanjatkan do’a juga untuk mempererat silaturahmi serta mengingatkan kembali kepada masyarakat agar datang ke TPS pada 9 April 2014.

“Kami mengimbau kepada semua yang hadir di sini, agar mengajak anak, suami, istri, saudara, tetangga untuk datang ke TPS  nanti,” kata Unang. Sementara itu, Walikota Bima Arya mengatakan kehadirannya tersebut, merupakan kali pertamanya setelah dilantik jadi Walikota Bogor bersama Usmar Hariman.

Bima menegaskan, setelah resmi dilantik, dia dan Usmar sudah bukan milik partai lagi, tapi sudah menjadi milik seluruh warga Kota Bogor. “Saya dan Pak Usmar harus sudah berdiri diatas semua kepentingan dan golongan, dan semua keputusan harus berdasarkan kepentingan seluruh masyarakat Kota Bogor,” ujarnya.

Dia berharap dan menghimbau agar seluruh warga Kota Bogor yang sudah mempunyai hak pilih agar menyalurkan hak pilihnya pada 9 April mendatang dengan datang ke TPS yang sudah ditentukan. (yopi/yo)

KPU KOTA BOGOR

Link

Link MK 

Link DKPP