Senin, 23 Oktober 2017

 

 

 

 

 

REPUBLIKA.CO.ID, BOGOR -- Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto mengingatkan para PNS di lingkungannya untuk menjaga netralitas dan profesionalistasnya menjelang Pilkada. Ia meminta jadikan Pilkada momentum ajang netralitas dan profesionalitas.

"Ujian menghadapi Panca Prasetya KORPRI," kata Bima dalam peringatan HUT Korps KORPRI ke-45 di Bogor, Jawa Barat, Selasa (29/11).

Ia mengatakan, pengabdian anggota KORPRI bukan untuk individu atau kelompok tetapi pengabdian untuk bangsa, negara, dan rakyat. Menurutnya, menjaga netralitas dan profesionalisme PNS jelang Pilkada 2018 sesuai dengan tema HUT KORPRI "Bersama Korpri Meneguhkan Netralitas dan Meningkatkan Profesional Aparatur Sipil Negara".

"Tema KORPRI sangat tepat semangatnya dalam menyambut Pilkada serentak nanti," katanya. Lebih lanjut Bima menyampaikan, terkait pemberantasan praktik korupsi dan pungli, tentang peningkatan kualitas layanan publik dan memenangkan kompotensi global dengan peningkatan pelayanan publik prima.

"KORPRI ada di garis perjuangan terdepan agar Indonesia menjadi pemenang di kompotensi global," katanya.

 

Menurutnya, masyarakat membutuhkan KORPRI yang disiplin, bertanggungjawab, dan berorientasi pada kerja. "Segera tinggalkan pola pikir masa lalu seperti egosektoral, mental priyayi, mental penguasa dan mental koruptif," kata Bima.

 

 

 

 

 

KPU KOTA BOGOR

Link

Link MK 

Link DKPP